Cisaat (Kemenag)
Ratusan santri dan santriwati jenjang MTs dan MA di lingkungan Madrasah Al-Ma’tuq mengikuti Orientasi Kader Adiwiyata, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut digelar secara bersamaan di dua lokasi sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan di kalangan santri.
Kegiatan diikuti santri putra MTs dan MA Al-Ma’tuq serta MTs Tahfizh Qur’an dan MA Tahfizh Qur’an Al-Bassam yang mengikuti orientasi di Aula Auliya. Sementara santriwati MTs dan MA Al-Ma’tuq dari Markaz Al-Zamil dan Markaz Al-Afaf mengikuti kegiatan di Aula Al-Zamil lantai 1.
Orientasi tersebut turut mendapat pendampingan dari tim Adiwiyata Balitbangwas. Kehadiran tim pendamping memberikan penguatan kepada peserta mengenai pentingnya keterlibatan santri dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan madrasah dan pesantren.
Materi yang diberikan memadukan pemahaman keagamaan dengan pengenalan program Adiwiyata. Di Aula Auliya, materi Islam dan Kepedulian Lingkungan disampaikan Ustaz Mumuh Mukhtaruddin, B.A., M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan materi Mengenal Adiwiyata oleh H. Eris Rustandi, M.Pd., M.Si. Sementara di Aula Al-Zamil, materi Mengenal Adiwiyata disampaikan Aranti Adriarani, S.T., kemudian dilanjutkan materi Islam dan Kepedulian Lingkungan oleh Ustaz Mumuh Mukhtaruddin, B.A., M.Pd.
Dalam pembekalan tersebut, para santri diarahkan untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga kebersihan, memilah sampah, merawat tanaman, hingga mengajak lingkungan sekitar untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.
H. Eris Rustandi menekankan bahwa keberhasilan program Adiwiyata membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Para kader diharapkan tidak hanya menjalankan tugas untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi teladan dan mengajak teman-temannya membangun kebiasaan peduli lingkungan.
Setelah menerima pembekalan, peserta mengikuti orientasi kader dan menyusun rencana aksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang dan markaz. Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi Kader Adiwiyata melalui pembacaan Ikrar Ecosantri secara bersama-sama.
Melalui kegiatan tersebut, Madrasah Al-Ma’tuq mendorong lahirnya Ecosantri yang tidak hanya memahami pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menjadi penggerak dan teladan dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kontributor: Al Ma’tuq
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







