Ciracap (KEMENAG)
Persiapan peringatan Hari Santri 2026 tingkat Kecamatan Ciracap terus dimatangkan melalui rapat lanjutan yang digelar di Balai Desa Ciracap, Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi berbagai unsur dalam menyambut rangkaian peringatan Hari Santri.
Rapat dihadiri Ketua Panitia Hari Santri H. Badrudin, Sekretaris Kecamatan yang mewakili Camat Ciracap, Drs. Jenal Abidin, M.AP., Panglima Santri Ciracap H. Dadang Hermawan, unsur TNI dan Polri, DALDUK, Puskesmas, MUI, MWC NU, Banser, pemerintah desa, KUA Ciracap, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, serta pimpinan pondok pesantren.
Ketua Panitia Hari Santri, H. Badrudin, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan membutuhkan kebersamaan dari seluruh unsur. Menurutnya, Hari Santri tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri sekaligus memperkuat semangat keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Hari Santri bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri serta menumbuhkan kembali semangat keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh unsur untuk menyatukan langkah, memberikan doa, dukungan, dan kontribusi sesuai dengan peran masing-masing,” ujar H. Badrudin.
Panglima Santri Ciracap, H. Dadang Hermawan, turut mengajak seluruh unsur untuk mengambil bagian dalam menyukseskan peringatan Hari Santri 2026.
“Kami berharap peringatan Hari Santri tahun ini dapat berjalan dengan baik dan sukses. Mari kita dukung bersama sesuai dengan peran masing-masing, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan bahwa Hari Santri dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, ulama, pesantren, santri, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, setiap tahun Hari Santri dapat kita laksanakan di Ciracap. Mari kita satukan hati dan langkah untuk kembali menyukseskannya,” ungkapnya.
Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam setiap ikhtiar bersama. Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut dapat diwujudkan melalui komunikasi, partisipasi, dan kontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing unsur.
“Satu tangan tidak dapat bertepuk tangan. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan berkontribusi agar pelaksanaan Hari Santri 2026 dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
H. Sulaeman juga mengingatkan bahwa Hari Santri menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan para ulama, kiai, dan santri dalam menjaga serta mengembangkan ilmu agama. Nilai-nilai tersebut penting terus dikenalkan kepada generasi muda agar semangat menuntut ilmu, menghormati ulama, dan membangun akhlak tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Rapat lanjutan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mematangkan persiapan Hari Santri 2026 di Kecamatan Ciracap. Dengan komunikasi dan sinergi lintas unsur, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat terlaksana dengan tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







