Sukaraja (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukaraja berpartisipasi dalam pelaksanaan Tes Bacaan Al-Qur’an bagi peserta didik baru SMP Negeri 1 Sukaraja yang diselenggarakan oleh Tim Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Al-Qur’an Indonesia (TIMNAS PMPAI), Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Sukaraja ini diikuti oleh 440 peserta didik baru sebagai bagian dari program Sekolah Bebas Buta Huruf Al-Qur’an.
Pelaksanaan tes bacaan Al-Qur’an merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tentang Pembiasaan Budaya Tilawah di Sekolah, serta mendukung implementasi Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah mengenai pendidikan keagamaan. Melalui kegiatan ini, kemampuan awal membaca Al-Qur’an para peserta didik dipetakan sebagai dasar pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah.
Sebanyak 28 penguji diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Tim penguji terdiri atas Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukaraja, yaitu A. Musadad, S.Ag., Nining Paujiah, S.Pd.I., dan Neng Nuraeni, S.Kom.I., bersama TimNAS PMPAI, ustaz dan ustazah Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kecamatan Sukaraja, serta para hafiz dan hafizah dari Pondok Pesantren Al Matin, Al Izz, dan Khairiyatul Qur’an Kebonpedes.
Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Kementerian Agama dengan dunia pendidikan dalam mendukung peningkatan literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar. Selain melakukan penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an, para penyuluh juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar semakin mencintai Al-Qur’an dan membiasakan tilawah dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukaraja, A. Musadad, S.Ag., menyampaikan bahwa tes bacaan Al-Qur’an bukan sekadar evaluasi kemampuan membaca, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kemampuan membaca Al-Qur’an para peserta didik dapat dipetakan dengan baik sehingga pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi,” ujarnya.
KUA Kecamatan Sukaraja menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan TIMNAS PMPAI, FKPQ, pondok pesantren, dan SMP Negeri 1 Sukaraja. Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Sekolah Bebas Buta Huruf Al-Qur’an serta memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Sukabumi.
Kontributor: KUA Sukaraja
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







