Cicurug (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cicurug, Hj. Lilis Kholisoh, memberikan tausiyah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim (MT) Millata Ibrahim, Kecamatan Cicurug, Ahad (30/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Membangun Generasi yang Berakhlak Mulia”. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum pembinaan keagamaan bagi jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memahami pentingnya keteladanan beliau dalam membentuk keluarga dan generasi yang memiliki akhlak terpuji.
Dalam tausiyahnya, Hj. Lilis Kholisoh menyampaikan bahwa membangun generasi berakhlak mulia tidak cukup hanya dengan memberikan pengetahuan agama, tetapi harus dibarengi dengan keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk kembali melihat keteladanan Rasulullah SAW. Generasi yang baik tidak hanya dibentuk dengan ilmu, tetapi juga dengan akhlak, keteladanan, kasih sayang, dan pembiasaan melakukan kebaikan sejak dini,” ujar Hj. Lilis Kholisoh.
Ia menambahkan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi. Orang tua perlu menjadi teladan dalam tutur kata, sikap, ibadah, serta hubungan dengan sesama, sehingga nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dapat tumbuh dalam kehidupan anak-anak.
“Anak-anak belajar pertama kali dari lingkungan terdekatnya. Karena itu, mari kita mulai membangun generasi berakhlak mulia dari keluarga, dengan memberikan contoh yang baik, membiasakan ibadah, menjaga tutur kata, dan menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” tambahnya.
Menurut Hj. Lilis Kholisoh, majelis taklim juga memiliki peran strategis dalam memperkuat pembinaan masyarakat. Selain menjadi tempat menambah ilmu agama, majelis taklim dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian, serta meningkatkan peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang religius.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam KUA Cicurug dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah majelis taklim diharapkan dapat membantu jamaah memahami dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, jamaah MT Millata Ibrahim diajak untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, sehingga dapat bersama-sama membangun generasi yang religius, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kontributor: KUA Cicurug
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







