Sukalarang (KEMENAG)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan di Madrasah Diniyyah Takmiliyah Ula (MDTU) Al-Ikhlas Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri dewan guru, sebagian orang tua siswa, serta peserta didik MDTU Al-Ikhlas.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Agar Anak-Anak Mampu Berbakti kepada Allah, Orang Tua, dan Agamanya.” Kegiatan diisi dengan berbagai penampilan siswa, di antaranya pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, serta Maulid Nabi dan Mahalul Qiyam.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, Rodi Billah, S.H., bertindak sebagai penceramah. Ia menyampaikan tausiah mengenai keteladanan akhlak Rasulullah SAW sebagai bekal bagi para siswa dalam membentuk pribadi yang beriman dan berkarakter.
“Rasulullah SAW diutus oleh Allah Swt. sebagai rahmat bagi seluruh alam. Sebagai umatnya, kita tidak cukup hanya mengenal dan mencintai Rasulullah SAW, tetapi juga perlu meneladani dan menerapkan ajaran serta akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rodi Billah.
Rodi Billah juga mengajak para siswa mengenal dan menerapkan empat sifat wajib Rasulullah SAW dalam kehidupan di madrasah. Sifat siddiq dapat diwujudkan dengan membiasakan diri berkata jujur dan tidak menyontek, amanah dengan melaksanakan tugas dan menjaga kepercayaan, tabligh dengan menyampaikan kebaikan kepada sesama, serta fathanah dengan membiasakan diri belajar sungguh-sungguh, mendengarkan guru, dan menyelesaikan tugas dengan baik.
Menurutnya, lingkungan madrasah menjadi tempat yang penting untuk membiasakan nilai-nilai tersebut. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada pemahaman saat peringatan Maulid, tetapi dapat diterapkan dalam sikap siswa kepada guru, orang tua, teman, dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, perwakilan Kepala Madrasah mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menguatkan keimanan dan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







