Sagaranten (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Sagaranten, H. Wawan, S.Ag., M.H., mengisi pengajian rutin bulanan Syariyahan Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Kecamatan Sagaranten, Kepala Desa Pasanggrahan, tokoh ulama, Majelis Taklim, pemuda, serta masyarakat.
Dalam tausiyahnya, H. Wawan mengangkat tema “5 Obat untuk Hati yang Gelisah”. Materi tersebut mengajak jamaah untuk memahami pentingnya menjaga ketenangan hati melalui peningkatan ibadah dan kedekatan kepada Allah Swt. di tengah berbagai aktivitas dan persoalan kehidupan.
H. Wawan menjelaskan bahwa ketenangan hati tidak hanya berkaitan dengan kondisi lahiriah, tetapi juga perlu dibangun melalui penguatan spiritual. Ia menyampaikan lima amalan yang dapat menjadi ikhtiar untuk merawat hati, yaitu membaca dan merenungkan Al-Qur’an, melaksanakan salat malam, berkumpul dengan orang-orang saleh, melaksanakan puasa sunah, serta memperbanyak zikir dan istigfar.
“Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, ada lima obat hati. Pertama, membaca Al-Qur’an dan merenungkannya. Kedua, melaksanakan salat malam meskipun hanya dua rakaat. Ketiga, berkumpul dengan orang-orang saleh seperti dalam kegiatan Syariyahan ini. Keempat, melaksanakan puasa sunah, seperti Senin-Kamis. Kelima, memperbanyak zikir dan istigfar, terutama pada waktu malam,” jelas H. Wawan.
Ia menambahkan bahwa berbagai kondisi kehidupan dapat menjadi ujian yang membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati. Karena itu, penguatan keagamaan perlu terus dilakukan agar masyarakat memiliki ruang untuk meningkatkan ibadah, mempererat silaturahmi, sekaligus mendapatkan pengingat tentang pentingnya mendekatkan diri kepada Allah Swt.
“Syariyahan ini bukan hanya menjadi ruang pengajian, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat. Semoga melalui penguatan keagamaan ini, warga Pasanggrahan semakin tenteram, rukun, dan bersama-sama membangun kehidupan masyarakat yang baik,” ujarnya.
Kegiatan Syariyahan tersebut menjadi salah satu ruang bagi Penyuluh Agama Islam KUA Sagaranten dalam menyampaikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Melalui materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Penyuluh terus mendorong penguatan spiritual, kepedulian sosial, dan kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







