Sagaranten (KEMENAG)
KUA Sagaranten melakukan koordinasi bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 1 Sukabumi terkait persiapan pelaksanaan konseling Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Selasa (6/10/2026). Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pembekalan agar pelaksanaan BRUS dapat menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
Koordinasi dihadiri Kepala KUA Sagaranten Hasim Munawar, S.H., Guru BK MTsN 1 Sukabumi Empan Supardi, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Sagaranten H. Wawan, S.Ag., M.H., Penghulu KUA Sagaranten Dadun Sutisna, S.Ag., serta alim ulama KH. Asep Ali Rahman.
Dalam pembahasan tersebut, KUA dan pihak sekolah mendiskusikan sejumlah poin yang dapat menjadi perhatian dalam konseling BRUS. Di antaranya berkaitan dengan kondisi dan persoalan yang dihadapi remaja, pergaulan, pengendalian diri, komunikasi, tanggung jawab, serta pentingnya memiliki perencanaan masa depan yang baik.
Keterlibatan Guru BK menjadi bagian penting karena pihak sekolah memiliki pengalaman dalam memberikan pendampingan dan konseling kepada peserta didik. Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA dapat memberikan penguatan dari perspektif keagamaan sehingga pembekalan yang diberikan kepada remaja dapat saling melengkapi.
Kepala KUA Sagaranten, Hasim Munawar, S.H., menyampaikan bahwa koordinasi diperlukan agar pelaksanaan BRUS tidak hanya bersifat penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk memahami persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka.
“BRUS perlu dipersiapkan dengan baik agar pembekalan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan remaja. Karena itu, koordinasi dengan Guru BK penting dilakukan agar aspek yang berkaitan dengan perkembangan peserta didik dapat dipadukan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan,” ujar Hasim Munawar.
Menurutnya, masa remaja merupakan tahap penting yang membutuhkan pendampingan dari berbagai pihak. Melalui sinergi antara KUA dan sekolah, peserta didik diharapkan memperoleh bekal dalam menjaga pergaulan, mengambil keputusan secara bijak, memahami tanggung jawab, serta mempersiapkan masa depan dengan berlandaskan nilai-nilai agama.
Koordinasi KUA Sagaranten bersama MTsN 1 Sukabumi tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan BRUS yang mengedepankan pendekatan edukatif dan dialogis. Sinergi antara Penyuluh Agama Islam dan Guru BK diharapkan dapat mendukung pembekalan remaja agar lebih memahami diri, lingkungan pergaulan, serta tanggung jawab dalam mempersiapkan kehidupan pada masa mendatang.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






