Lengkong (KEMENAG)
Para Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong menghadiri pembukaan Program Guru Ngaji Masuk Sekolah Menuju Sekolah Bebas Buta Huruf Al-Qur’an di SMPN 1 Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus pembinaan karakter keagamaan bagi peserta didik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong, Abdurohim, S.H., Mulyadi, S.H., Deri Laurentis, S.Pd.I., dan Ahmad Rifqi Masfuf Amin, S.H. Dalam kesempatan tersebut, Abdurohim, S.H., mewakili KUA Lengkong menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Program Guru Ngaji Masuk Sekolah.
Dalam sambutannya, Abdurohim memberikan arahan kepada sekitar 600 siswa dan siswi SMPN 1 Lengkong agar menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Ia mendorong para peserta didik untuk terus belajar membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an sehingga tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter Qur’ani.
“Anak-anak harus memiliki semangat untuk belajar Al-Qur’an. Jangan sampai ada generasi yang tumbuh tanpa kemampuan membaca Al-Qur’an. Jadilah generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdurohim.
Menurutnya, keberadaan Program Guru Ngaji Masuk Sekolah menjadi ruang penting untuk memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan pendidikan. Kolaborasi antara sekolah dan Penyuluh Agama Islam diharapkan dapat memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada peserta didik dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Abdurohim menambahkan, pembinaan keagamaan kepada pelajar merupakan bagian dari peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat, termasuk generasi muda. Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter peserta didik.
Melalui Program Guru Ngaji Masuk Sekolah, para penyuluh turut mengambil bagian dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang memberikan perhatian terhadap kemampuan literasi Al-Qur’an. Program tersebut diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun sikap serta perilaku sehari-hari.
Kegiatan pembukaan di SMPN 1 Lengkong diikuti oleh sekitar 600 siswa dan siswi. Kehadiran para Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat ikhtiar menuju sekolah yang bebas buta huruf Al-Qur’an.
Kontributor: KUA Lengkong
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







