Jampangkulon (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Jampangkulon, Ai Maisaroh, melaksanakan Bimbingan Penyuluhan secara tatap muka kepada jamaah Majelis Taklim Al-Ikhlas, Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema Keluarga Sakinah dengan submateri kewajiban menafkahi keluarga.
Dalam penyuluhan tersebut, Ai Maisaroh memberikan pemahaman kepada jamaah mengenai pentingnya pemenuhan nafkah sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam kehidupan berkeluarga. Nafkah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab dalam membangun keluarga yang harmonis dan menjalankan kehidupan rumah tangga sesuai dengan tuntunan agama.
Ai Maisaroh menjelaskan bahwa kehidupan keluarga membutuhkan pembagian tanggung jawab yang dilaksanakan dengan kesadaran, kepedulian, dan saling menghargai. Pemenuhan kebutuhan keluarga perlu dilakukan sesuai kemampuan, disertai dengan komunikasi yang baik antara suami dan istri agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan secara seimbang.
“Menafkahi keluarga merupakan bagian dari tanggung jawab yang perlu dipahami dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran. Ketika kewajiban dalam keluarga dijalankan dengan baik, disertai komunikasi dan saling menghargai, insyaallah akan tumbuh kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis dan sakinah,” ujar Ai Maisaroh.
Menurutnya, pembinaan keluarga sakinah perlu terus dilakukan melalui edukasi dan bimbingan keagamaan di tengah masyarakat. Majelis taklim menjadi salah satu ruang strategis bagi Penyuluh Agama Islam untuk menyampaikan pemahaman keagamaan yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, termasuk persoalan keluarga.
Kegiatan bimbingan penyuluhan secara tatap muka tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang langsung dan komunikatif, penyuluh dapat membantu jamaah memahami nilai-nilai agama sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan keluarga.
Ai Maisaroh berharap pemahaman mengenai kewajiban menafkahi keluarga tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan menjalankan kewajiban, membangun komunikasi, dan menjaga hubungan yang dilandasi nilai-nilai agama, keluarga diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya ketenteraman, kasih sayang, dan kebaikan.
Bimbingan penyuluhan di Majelis Taklim Al-Ikhlas berlangsung sebagai bagian dari upaya KUA Jampangkulon melalui Penyuluh Agama Islam untuk memperkuat pembinaan keluarga sakinah dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Jampangkulon.
Kontributor: KUA Jampangkulon
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







