Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap melaksanakan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Kecamatan Ciracap, Kamis (20/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas sektor sekaligus membahas penguatan nilai-nilai ekoteologi dalam pembinaan keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kedatangan penyuluh diterima oleh Sekretaris Kecamatan Ciracap, Drs. Jenal Mutaqin, M.AP., bersama H. Bahum Zaenal Abidin, S.IP. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi ruang bertukar gagasan mengenai berbagai kegiatan yang dapat menghubungkan pembinaan keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, penyuluh menyampaikan bahwa menjaga kebersihan, merawat alam, dan membangun kebiasaan hidup yang ramah lingkungan dapat menjadi bagian dari pesan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Penyuluh KUA Ciracap, Rini Ridiswati, mengatakan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Pesan tentang menjaga lingkungan bisa disampaikan melalui kegiatan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari pembinaan keagamaan,” ujarnya.
Salah satu bentuk nyata yang telah dilakukan KUA Ciracap adalah melalui program PEPELING (Pengantin Peduli Lingkungan). Program tersebut mengajak calon pengantin untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan melalui penanaman dan perawatan pohon sebagai bagian dari momentum menuju kehidupan berkeluarga.
Penyuluh KUA Ciracap, Gilang Kurnia, menyampaikan bahwa PEPELING menjadi contoh sederhana dalam menerjemahkan nilai keagamaan menjadi aksi nyata.
“PEPELING merupakan langkah kecil yang bisa dilakukan. Dari momentum pernikahan, pasangan pengantin diajak menanam dan merawat lingkungan. Harapannya, kebiasaan baik ini terus tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” tuturnya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengatakan bahwa KUA memiliki ruang pembinaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga pesan tentang kepedulian lingkungan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan.
“KUA memiliki ruang pembinaan yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, pesan keagamaan tentang kepedulian terhadap lingkungan dapat terus didorong melalui program yang sederhana, mudah dilakukan, dan memberikan manfaat,” ungkapnya.
Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara KUA dan Pemerintah Kecamatan Ciracap. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan ini menjadi langkah untuk membuka ruang kolaborasi dalam pembinaan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







