Cicantayan (KEMENAG)
Panitia Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kecamatan Cicantayan mematangkan persiapan Lomba Hadroh HSN 2026 melalui koordinasi dan finalisasi petunjuk teknis (juknis) pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di sekretariat panitia dengan melibatkan tim penyelenggara, termasuk Abdul Aziz, Penyuluh Agama Islam.
Koordinasi membahas ketentuan peserta, durasi penampilan selama tujuh menit, kriteria penilaian, serta teknis pelaksanaan lomba. Berdasarkan hasil persiapan, lomba dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB di halaman utama Yayasan Nurul Huda Karadenan.
Panitia menyampaikan bahwa juknis telah difinalisasi dan poster kegiatan sudah disebarkan. Pendaftaran dibuka secara gratis hingga 20 Oktober 2026. Lomba ini terbuka bagi perwakilan masjid, musala, madrasah, pondok pesantren, dan majelis taklim sesuai ketentuan panitia. Peserta terbaik akan memperoleh penghargaan untuk juara pertama, kedua, ketiga, dan harapan.
“Alhamdulillah, juknis sudah final dan poster sudah disebar. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana syiar dan mempererat ukhuwah santri se-Cicantayan. Kami berharap perwakilan masjid, musala, madrasah, pondok pesantren, dan majelis taklim dapat ikut memeriahkan,” ujar panitia.
Mengusung tema “Santri untuk Negeri Menuju Indonesia Emas”, lomba hadroh diharapkan menjadi ruang bagi para santri dan komunitas keagamaan untuk menampilkan kreativitas dalam berselawat sekaligus memperkuat silaturahmi.
Melalui persiapan bersama, panitia berharap pelaksanaan Lomba Hadroh HSN 2026 dapat berjalan tertib dan menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Santri di Kecamatan Cicantayan.
📝 Kontributor: KUA Cicantayan
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







