Lengkong (KEMENAG)
Majelis Taklim Aparatur (MTA) Kecamatan Lengkong kembali dilaksanakan sebagai sarana pembinaan keagamaan bagi aparatur pemerintah. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lengkong, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan menghadirkan Kyai Muhyiddin sebagai pemateri dengan tema “Al-Haya” atau rasa malu. Dalam kajiannya, disampaikan bahwa al-haya merupakan salah satu sifat mulia yang mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menjauhkan diri dari perbuatan buruk.
Materi juga mengangkat hadis Nabi Muhammad Saw., “Al-haya’u minal iman” yang berarti malu merupakan bagian dari iman. Sifat malu tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Allah Swt., tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku terhadap sesama serta dalam menjaga kehormatan diri.
Dalam kehidupan sehari-hari, al-haya dapat diwujudkan melalui rasa malu kepada Allah Swt. dengan menjauhi maksiat, menjaga lisan dan perbuatan ketika berinteraksi dengan sesama, serta menjaga kehormatan diri dari tindakan yang merendahkan martabat.
Kegiatan MTA tersebut dihadiri jajaran KUA Kecamatan Lengkong, yaitu Penyuluh Agama Islam Abdurohim, S.H., Mulyadi, S.H., Ahmad Rifqi, M.A., S.H., dan Januari Anggraeni, S.Pd., serta Penghulu KUA Kecamatan Lengkong, Asep Effendi, S.Th.I.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lengkong, Abdurohim, S.H., mengatakan bahwa pembahasan tentang al-haya penting untuk terus diingatkan karena rasa malu yang didasari keimanan dapat menjadi pengendali diri dalam menjalankan kehidupan dan tugas sebagai aparatur.
“Al-haya bukan berarti minder atau takut tampil, tetapi rasa malu yang mendorong kita untuk menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik. Ketika seseorang merasa diawasi Allah, ia akan lebih berhati-hati dalam ucapan, sikap, dan perbuatannya,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai al-haya juga relevan diterapkan dalam lingkungan kerja. Sikap tersebut dapat tercermin melalui kejujuran, menjaga etika, menghormati orang lain, serta melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan MTA, pembinaan keagamaan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga membentuk aparatur yang memiliki akhlak baik, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kontributor: KUA Lengkong
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







