Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap menggelar simulasi pengamatan arah kiblat pada Rabu (1/7/2026) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448k. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.15 WIB ini bertujuan mematangkan kesiapan teknis petugas menjelang pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Dalam simulasi tersebut, petugas membandingkan hasil penentuan arah kiblat menggunakan kompas dengan metode pengamatan bayangan matahari. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memahami prosedur pengukuran serta memastikan seluruh tahapan pelaksanaan Rashdul Kiblat dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kaidah ilmu falak.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, mengatakan bahwa simulasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapan petugas sekaligus menyamakan pemahaman mengenai tata cara penentuan arah kiblat berdasarkan fenomena astronomi.
“Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh petugas memahami tahapan pengamatan Rashdul Kiblat dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat secara optimal,” ujarnya.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap, Rini Ridiswati, menambahkan bahwa momentum Rashdul Kiblat merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun rumah secara akurat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui adanya fenomena Rashdul Kiblat, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya untuk memastikan arah kiblat sebagai bagian dari ikhtiar menyempurnakan pelaksanaan ibadah salat,” tuturnya.
KUA Kecamatan Ciracap berharap pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448k dapat berlangsung lancar serta meningkatkan literasi masyarakat tentang penentuan arah kiblat yang akurat melalui pemanfaatan fenomena astronomi yang terjadi setiap tahun.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







