Ciawi (KEMENAG)
Keikutsertaan Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sukabumi dalam Muharam Islamic Literacy Festival (MILFEST) 1448 H yang diselenggarakan dari 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran penyuluh sebagai penggerak literasi keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Ciawi, Kabupaten Bogor, tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Ramdani, M.Si., bersama jajaran Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sukabumi. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kompetensi penyuluh melalui forum literasi keagamaan tingkat nasional.
Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sukabumi, H. Koharudin, kepada Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi (30/7/2026) menyampaikan bahwa MILFEST 1448 H memberikan ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi para penyuluh untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta menggali berbagai inovasi dalam pelaksanaan penyuluhan agama.
Menurutnya, perkembangan zaman, khususnya di era digital, menuntut penyuluh agama untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang moderat, mencerahkan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Keikutsertaan para Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sukabumi dalam MILFEST 1448 H menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh. Literasi keagamaan sangat penting agar penyuluh mampu menghadirkan edukasi keagamaan yang tepat, bijak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar H. Koharudin.
Ia menambahkan bahwa dukungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi terhadap kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi para penyuluh untuk terus berinovasi dalam menjalankan tugas pembinaan umat.
“Sinergi antara pimpinan, IPARI, dan para penyuluh menjadi kekuatan dalam menghadirkan layanan penyuluhan yang semakin berkualitas. Melalui kegiatan seperti MILFEST ini, kami berharap semangat literasi keagamaan dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam berbagai program penyuluhan di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.
Melalui partisipasi dalam MILFEST 1448 H, IPARI Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong para penyuluh agar menjadi agen edukasi keagamaan yang adaptif, profesional, serta mampu memperkuat moderasi beragama dan membangun masyarakat yang rukun serta maslahat.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







