Kabandungan (KEMENAG)
Memasuki hari kedua Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan, Penyuluh Agama Islam KUA Kabandungan, Jamaludin, S.Pd.I., bersama jamaah pengajian ibu-ibu Majelis Taklim Al-Barkah melaksanakan pembacaan Kitab Dalā’il al-Khayrāt di Kampung Ciaul, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada 31 Agustus hingga 7 September 2026. Dalam rangkaian tersebut, pembacaan Dalā’il al-Khayrāt dilakukan mengikuti urutan hari, sehingga pada Selasa (1/9/2026) jamaah membaca Hizib atau Wirid Hari Selasa.
Pembacaan Hizib Selasa diawali dengan doa pembuka yang berisi kesaksian dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai fitnah serta keburukan yang diketahui maupun yang tidak diketahui. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan untaian selawat yang mengungkapkan keagungan dan kemuliaan Rasulullah SAW.
Di antara kandungan bacaan Hizib Selasa terdapat rangkaian selawat yang menyifati Rasulullah SAW dengan berbagai sifat kemuliaan, termasuk penyebutan beliau sebagai pemilik tanda kenabian. Pembacaan dilakukan secara bersama-sama dengan suasana khidmat dan penuh penghayatan.
Jamaludin menyampaikan bahwa pembacaan Dalā’il al-Khayrāt merupakan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengajak jamaah meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Selawat bukan hanya untuk dilantunkan, tetapi menjadi jalan untuk menghadirkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dalam kehidupan kita. Semoga melalui kegiatan ini kita semakin dekat dengan beliau, meneladani akhlaknya, serta mampu membawa nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Selain memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, rangkaian Gema Selawat Kebangsaan juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa. Doa bersama menjadi bagian penting dalam kegiatan, dengan memohon keselamatan, kedamaian, persatuan, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia.
Kebersamaan Penyuluh Agama Islam dengan jamaah Majelis Taklim Al-Barkah dalam pembacaan Dalā’il al-Khayrāt juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan Gema Selawat Kebangsaan hari kedua ini, KUA Kabandungan turut menghidupkan semangat berselawat sekaligus menanamkan nilai persaudaraan, kedamaian, dan kecintaan kepada bangsa. Selawat diharapkan tidak berhenti pada lantunan, tetapi diwujudkan dalam akhlak dan kepedulian sosial.
Berselawat untuk Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, dan berdoa untuk keselamatan serta keberkahan Indonesia.
Kontributor: KUA Kabandungan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







