Ciracap (KEMENAG)
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, mengajak seluruh Penyuluh Agama Islam, Penghulu, dan Pelaksana KUA Ciracap untuk bersama-sama menyemarakkan Gerakan Nasional Gema Sholawat Kebangsaan melalui pembacaan Kitab Dalā’ilul Khairāt, Senin (31/8/2026).
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas semangat Gema Sholawat Kebangsaan agar tidak hanya berlangsung di lingkungan kantor, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Seluruh keluarga besar KUA Ciracap didorong untuk mengambil peran sesuai dengan tugas, lingkungan, dan kapasitas masing-masing.
Kepada para Penyuluh Agama Islam, H. Sulaeman Jamal berpesan agar pembacaan Dalā’ilul Khairāt dapat dilaksanakan bersama majelis taklim dan kelompok binaan masing-masing. Para penyuluh juga diharapkan memperkuat koordinasi dengan pondok pesantren, lembaga keagamaan, serta komunitas masyarakat untuk mengajak lebih banyak umat turut bershalawat.
Sementara itu, para Penghulu diharapkan turut menghidupkan gerakan tersebut di lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan mengajak keluarga, jamaah, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama membaca Dalā’ilul Khairāt.
Adapun para Pelaksana KUA Ciracap dapat mengambil bagian mulai dari lingkungan terdekat, sekurang-kurangnya dengan melaksanakan pembacaan Dalā’ilul Khairāt bersama keluarga. Dengan demikian, semangat bershalawat dapat tumbuh dari keluarga, kemudian meluas ke lingkungan masyarakat.
H. Sulaeman Jamal menekankan bahwa keterlibatan seluruh jajaran KUA menjadi penting agar gerakan tersebut dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Pembacaan Dalā’ilul Khairāt juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dan meneladani akhlaknya.
“Mari kita hidupkan Gema Sholawat Kebangsaan di majelis taklim, lingkungan tempat tinggal, dan keluarga masing-masing. Tidak harus menunggu kegiatan besar. Dari tempat kita berada, kita bisa memulai. Semoga semakin banyak shalawat yang dilantunkan, semakin tumbuh cinta kita kepada Rasulullah ﷺ, semakin erat persaudaraan, dan semakin kuat semangat kita untuk memberi manfaat,” pesan H. Sulaeman Jamal.
Menurutnya, Gema Sholawat Kebangsaan juga dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Semangat bershalawat diharapkan berjalan seiring dengan upaya menghadirkan sikap yang santun, peduli, dan penuh kasih sayang sebagaimana keteladanan Rasulullah ﷺ.
Seluruh rangkaian pembacaan Dalā’ilul Khairāt di lingkungan dan binaan KUA Ciracap diharapkan dapat diselesaikan atau khatam paling lambat 7 September 2026.
Melalui gerakan tersebut, KUA Ciracap berupaya menjadikan Gema Sholawat Kebangsaan sebagai gerakan bersama yang tumbuh dari kantor, keluarga, majelis taklim, pondok pesantren, lembaga keagamaan, hingga lingkungan masyarakat. Dari lantunan shalawat yang sederhana, diharapkan tumbuh kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, persaudaraan yang semakin kuat, serta doa bagi kebaikan, kedamaian, dan keberkahan bangsa dan negara.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







