Nagrak (KEMENAG)
Momentum Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nagrak diwarnai aksi kepedulian terhadap lingkungan. Para calon pengantin (catin) menyerahkan bibit pohon secara simbolis kepada pihak KUA Nagrak, Rabu (2/9/2026), sebagai wujud dukungan terhadap Program Ekoteologi yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Penyerahan bibit pohon tersebut diterima langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Nagrak, Dudung Abdurohman, M.Ag. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan pembinaan calon pengantin, sehingga nilai-nilai menjaga kelestarian alam dapat ditanamkan sejak pasangan mempersiapkan kehidupan rumah tangga.
Dudung Abdurohman menjelaskan bahwa Program Ekoteologi mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Karena itu, kepedulian terhadap alam dapat diwujudkan melalui langkah sederhana dan nyata, termasuk menanam serta merawat pohon.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari kesadaran spiritual. Melalui penyerahan bibit pohon ini, calon pengantin diajak untuk menanamkan kepedulian terhadap alam sejak awal membangun rumah tangga. Harapannya, semangat menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan keluarga mereka,” ungkap Dudung Abdurohman.
Bibit pohon yang diserahkan para catin selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di area publik atau lahan yang membutuhkan penghijauan di wilayah Kecamatan Nagrak. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem di lingkungan sekitar.
Menurut Dudung, penyerahan bibit pohon dalam momentum Bimwin juga memiliki makna simbolis. Pohon yang ditanam dan dirawat membutuhkan kesabaran, perhatian, serta konsistensi agar dapat tumbuh kuat dan memberikan manfaat. Nilai tersebut sejalan dengan proses membangun rumah tangga yang juga membutuhkan komitmen, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Nagrak tidak hanya memberikan pembekalan kepada calon pengantin mengenai kesiapan membangun keluarga, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial dan ekologis. Sinergi antara pembinaan keluarga dan kepedulian lingkungan diharapkan dapat melahirkan keluarga yang tidak hanya harmonis, tetapi juga memiliki kesadaran untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan kelestarian alam.
Kontributor: KUA Nagrak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







