Kabandungan (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kabandungan, Jamaludin, S.Pd.I., melaksanakan sosialisasi sekaligus Gema Selawat Kebangsaan bersama jamaah Majelis Taklim Nurul Ilmi, Kampung Giri Mukti RT 005/RW 004, Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Gema Selawat Kebangsaan hari ketiga.
Dalam kegiatan tersebut, Jamaludin terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengenai Gema Selawat Kebangsaan kepada jamaah. Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut menjadi salah satu upaya Kementerian Agama dalam mengajak masyarakat memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap bangsa.
Pelaksanaan pada hari ketiga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Jamaah Majelis Taklim Nurul Ilmi mengikuti pembacaan selawat dengan penuh kekhidmatan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW serta dukungan terhadap gerakan keagamaan yang digagas Kementerian Agama.
Jamaludin mengatakan bahwa selawat tidak hanya menjadi amalan lisan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong umat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan sikap saling menghormati perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Gema Selawat Kebangsaan menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin mencintai Rasulullah SAW melalui selawat sekaligus meneladani akhlaknya. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah, kebersamaan, dan kerukunan di tengah masyarakat,” ungkap Jamaludin.
Ia menambahkan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan keagamaan masyarakat. Melalui kegiatan seperti Gema Selawat Kebangsaan, Penyuluh Agama Islam dapat terus mendampingi masyarakat sekaligus menguatkan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan semangat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Kegiatan Gema Selawat Kebangsaan di Majelis Taklim Nurul Ilmi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pembacaan selawat, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat. Dengan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mengamalkan nilai-nilai keteladanannya, masyarakat diharapkan semakin rukun, peduli, dan mampu menjaga persatuan.
Kontributor: KUA Kabandungan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







