Ciracap (KEMENAG)
Sebanyak delapan pasang calon pengantin (catin) yang mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Ciracap turut berpartisipasi dalam gerakan Pengantin Peduli Lingkungan (PEPELING) dengan menyerahkan bibit pohon, Rabu (19/8/2026).
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak calon pengantin mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Bibit pohon yang diberikan menjadi simbol harapan agar kebaikan yang dimulai menjelang pernikahan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengapresiasi partisipasi para calon pengantin dalam gerakan PEPELING. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan dilakukan sejak dini.
“Menanam pohon merupakan langkah sederhana, tetapi memiliki manfaat yang panjang. Kami berharap para calon pengantin tidak hanya mempersiapkan kehidupan keluarganya, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.
Gerakan PEPELING membawa pesan bahwa membangun keluarga tidak hanya berkaitan dengan kesiapan menjalani kehidupan bersama, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan. Pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari lingkungan yang lebih hijau dan asri.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Penghulu KUA Ciracap, A. Arpani, dan Penyuluh Agama Islam, Rini Ridiswati, serta mendapat dukungan dari tim pengadministrasi dan PLO.
Melalui gerakan PEPELING, KUA Ciracap terus mendorong lahirnya keluarga yang tidak hanya harmonis dan berketahanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dari bibit yang diberikan, diharapkan tumbuh manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







