Cikakak (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cikakak memberikan penguatan keagamaan kepada salah seorang pegawai yang sedang sakit melalui kunjungan langsung, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyuluh menghadirkan bimbingan keagamaan melalui pendekatan sosial dan silaturahmi.
Dalam kunjungan tersebut, penyuluh memberikan dukungan moril sekaligus mengajak pegawai yang sedang menjalani masa pemulihan untuk menghadapi kondisi sakit dengan kesabaran dan tetap menjaga semangat. Penyuluh juga mengingatkan pentingnya ikhtiar melalui pengobatan disertai doa kepada Allah Swt.
Penguatan keagamaan disampaikan dengan menekankan bahwa sakit dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesabaran, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Pesan tersebut disampaikan secara langsung dengan menyesuaikan kondisi pegawai yang sedang menjalani pemulihan.
“Sakit merupakan ujian yang perlu dihadapi dengan sabar, tetapi tetap disertai ikhtiar. Kita berusaha melalui pengobatan dan jangan lupa memperbanyak doa serta memohon kepada Allah Swt. agar diberikan kekuatan dan kesembuhan,” ujar salah seorang Penyuluh Agama Islam KUA Cikakak.
Menurutnya, bimbingan keagamaan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, tidak hanya dalam kegiatan penyuluhan yang berlangsung di majelis taklim atau forum keagamaan. Silaturahmi dan kunjungan langsung juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan penguatan keagamaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan seseorang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial di lingkungan kerja. Penyuluh hadir untuk memberikan semangat dan penguatan kepada pegawai yang sedang menghadapi kondisi sakit, sekaligus menjaga hubungan silaturahmi dan kebersamaan antarpegawai.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Cikakak terus mengembangkan pendekatan penyuluhan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penguatan keagamaan melalui silaturahmi diharapkan dapat memberikan ketenangan, semangat, dan motivasi bagi mereka yang sedang menghadapi ujian kehidupan.
Kontributor: KUA Cikakak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







