Sagaranten (KEMENAG)
Momentum 10 Muharam 1448 H dimanfaatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten untuk menebar kepedulian dan kebahagiaan kepada sesama melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang digelar pada Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat kasih sayang dan kebersamaan tersebut diikuti oleh 20 anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Sagaranten, staf, serta Penyuluh Agama Islam yang bersama-sama memberikan perhatian dan santunan kepada para penerima manfaat.
Hari Asyura yang diperingati setiap 10 Muharam memiliki makna istimewa bagi umat Islam. Selain menjadi momentum refleksi spiritual, hari tersebut juga identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim dan kelompok rentan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Fatihah dan doa bersama. Suasana khidmat terasa ketika para peserta mengikuti lantunan doa dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengingatkan tentang pentingnya menyayangi serta memuliakan anak yatim.
Kepala KUA Sagaranten, Hasim Munawar, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Asyura sebagai momentum memperkuat kesabaran dan kepedulian sosial.
“10 Muharam mengajarkan kita dua hal penting, yaitu kesabaran sebagaimana dicontohkan para nabi dan kepedulian terhadap sesama. Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Membahagiakan mereka merupakan bagian dari ikhtiar menebar kebaikan dan kebermanfaatan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dipandang dengan keterbatasan, melainkan pribadi-pribadi yang memiliki keistimewaan dan dapat menjadi inspirasi tentang ketabahan serta semangat menjalani kehidupan.
Suasana haru semakin terasa saat memasuki sesi berbagi santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Keceriaan terpancar dari wajah para penerima manfaat yang menerima perhatian dan kasih sayang dari para donatur, relawan, serta keluarga besar KUA Sagaranten.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antara peserta, panitia, serta para donatur. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar, tetapi dapat tumbuh dari perhatian, kepedulian, dan keikhlasan untuk berbagi.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini, KUA Kecamatan Sagaranten berharap semangat Asyura dapat terus menginspirasi masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan empati, serta menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







