Sagaranten (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten terus mengembangkan pembinaan calon pengantin melalui program Pernikahan Peduli Lingkungan (PEPELING). Program tersebut mengajak calon pengantin untuk memaknai pernikahan tidak hanya sebagai ikatan suci dalam membangun keluarga, tetapi juga sebagai momentum menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan PEPELING dilaksanakan di halaman Kantor KUA Kecamatan Sagaranten, Rabu (16/9/2026), dan diikuti oleh sembilan pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan pada bulan ini. Salah satu kegiatan utama dalam program tersebut adalah penanaman pohon sebagai simbol cinta, komitmen, dan kepedulian pasangan terhadap lingkungan.
Kepala KUA Kecamatan Sagaranten, Hasim Munawar, S.H.I., menyampaikan bahwa pernikahan merupakan bagian dari ibadah yang semestinya juga melahirkan kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, PEPELING menjadi salah satu upaya KUA untuk mengenalkan nilai kepedulian lingkungan kepada calon pengantin sejak sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
“Pernikahan itu ibadah. Masa iya ibadah kita mencemari bumi? Lewat PEPELING ini kami ingin menanamkan bahwa cinta kepada pasangan juga harus diiringi cinta kepada lingkungan. Satu pohon untuk satu pasangan, semoga tumbuh seperti rumah tangga mereka: kuat, rindang, dan bermanfaat,” ujar Hasim.
Penanaman pohon dalam program PEPELING menjadi simbol bahwa membangun keluarga juga dapat berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Pohon yang ditanam diharapkan menjadi pengingat bagi pasangan untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap alam dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut sekaligus memperkuat peran KUA dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin dengan pendekatan yang lebih luas. Selain kesiapan keagamaan dan kehidupan rumah tangga, calon pengantin dikenalkan dengan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bagian dari ikhtiar membangun keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.
Melalui PEPELING, KUA Kecamatan Sagaranten berharap lahir keluarga-keluarga baru yang tidak hanya mampu membangun kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







