Lembursitu (KEMENAG)
Memasuki sesi kedua Pembinaan Pegawai Jabatan Fungsional Penghulu Formasi Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Senin (6/7/2026), para penghulu se-Kabupaten Sukabumi mendapatkan pembinaan internal dari Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Sukabumi. Mewakili Ketua PC APRI Kabupaten Sukabumi, H. Wawan Wirawan, M.Si., memberikan penguatan kepada para penghulu, khususnya Penghulu Formasi Tahun 2025, dalam menjalankan tugas dan pengembangan karier.
Mengawali arahannya, Wawan Wirawan menyampaikan ucapan selamat kepada para penghulu yang telah diangkat dan dilantik sebagai Jabatan Fungsional Penghulu. Ia berharap para penghulu baru mampu menghadirkan inovasi, menjaga profesionalisme, serta melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Perjalanan pengabdian sebagai penghulu dimulai hari ini. Jadilah penghulu yang memiliki marwah, menjunjung tinggi prinsip, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Menurut Wawan, penghulu akan berhadapan dengan beragam persoalan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap penghulu perlu mempersiapkan kompetensi, kapasitas, dan sikap profesional sejak awal bertugas. Selain menguasai regulasi, penghulu juga harus memperhatikan etika, penampilan, kemampuan komunikasi, serta tanggung jawab dalam setiap pelayanan yang diberikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya belajar dari para senior dan Kepala KUA yang memiliki integritas, dedikasi, serta kinerja yang baik. Pengalaman para senior, menurutnya, menjadi bekal berharga bagi penghulu baru dalam memahami dinamika pelayanan di Kantor Urusan Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Wawan mendorong para penghulu untuk mulai mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin di lingkungan KUA. Pengembangan kompetensi dan kepemimpinan, kata dia, menjadi bekal penting agar penghulu mampu mengemban tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang.
Selain itu, ia mengajak Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) agar semakin berperan sebagai organisasi profesi yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. APRI diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas, seperti pelatihan pelayanan publik, komunikasi, kepemimpinan, etika profesi, hingga kemampuan berbicara di depan publik.
“Organisasi profesi harus menjadi ruang belajar bersama. Penghulu perlu terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjawab tantangan pelayanan keagamaan yang semakin dinamis,” ujarnya.
Melalui pembinaan tersebut, para penghulu diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menjaga marwah profesi, serta mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia Kementerian Agama yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







