Kabandungan (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kabandungan bersinergi dengan Pemerintah Desa Kabandungan dan DPPKB Kecamatan Kabandungan melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Kabandungan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada remaja mengenai kesehatan, ketahanan diri, nilai keagamaan, serta pencegahan berbagai persoalan yang dapat memengaruhi masa depan mereka.
Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA Kabandungan H. Asep Irwan Iskandar, S.Ag., M.H. Turut hadir Kepala Desa Kabandungan Bedi, S.E., Kepala DPPKB Kecamatan Kabandungan Iceu Elis Tresnawati, S.T.Keb., Kepala SMP Negeri 1 Kabandungan M. Ali Abidin, S.Pd., serta para pemateri dan peserta kegiatan.
Materi BRUS disampaikan secara kolaboratif oleh unsur KUA, pemerintah desa, dan DPPKB. Kepala Desa Kabandungan Bedi, S.E., menyampaikan materi mengenai kondisi kewilayahan dan bahaya narkoba, sedangkan Kepala DPPKB Kecamatan Kabandungan Iceu Elis Tresnawati, S.T.Keb., memberikan materi tentang remaja sehat dan pencegahan stunting.
Dari unsur KUA, Penyuluh Agama Islam Yuliah Hilmi, S.Pd.I., menyampaikan materi “Remaja yang Sehat”, sementara Penyuluh Agama Islam Maman, S.Pd.I., memberikan materi “Remaja Qeren Qurani”. Adapun Penghulu KUA Kabandungan Muhammad Arfian, S.H., M.H., menyampaikan materi tentang pencegahan pernikahan anak serta Stop Bullying.
Kepala KUA Kabandungan H. Asep Irwan Iskandar menyampaikan bahwa BRUS menjadi ruang penting untuk memberikan pemahaman kepada remaja sejak usia sekolah mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan masa depan mereka. Menurutnya, pembekalan kepada remaja perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki tugas dan perhatian terhadap pembinaan generasi muda.
“Melalui BRUS, kita ingin memberikan bekal kepada para remaja agar mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjauhi narkoba, mencegah pernikahan anak, serta membangun sikap saling menghargai dan tidak melakukan perundungan,” ujar H. Asep Irwan Iskandar.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara KUA, pemerintah desa, DPPKB, dan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi sehingga materi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan BRUS, tetapi dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui pelaksanaan BRUS di SMP Negeri 1 Kabandungan, KUA Kabandungan terus memperkuat peran penyuluh dan penghulu dalam memberikan edukasi keagamaan dan sosial kepada remaja. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki pemahaman yang baik dalam mengambil keputusan untuk masa depannya.
Kontributor: KUA Kabandungan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







