Ciracap (KEMENAG)
Pohon matoa yang ditanam di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kini tumbuh subur setelah dirawat selama lebih dari satu tahun. Pohon tersebut merupakan bagian dari program Ekoteologi Kementerian Agama melalui Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia pada 22 April 2025.
Perkembangan pohon matoa tersebut terlihat pada Selasa (26/5/2026) di halaman kantor KUA Ciracap. Daun tanaman tampak semakin rimbun dan terawat sehingga menambah suasana hijau dan asri di lingkungan kantor.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengatakan bahwa program penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai ekoteologi di lingkungan kerja Kementerian Agama.
“Merawat lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, seperti menanam dan menjaga pohon di sekitar kantor. Mudah-mudahan ini menjadi kebiasaan baik yang terus dijaga bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perawatan pohon dilakukan secara rutin oleh pegawai melalui penyiraman serta menjaga kebersihan area sekitar tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, Gilang Kurnia, S.H., menyampaikan bahwa gerakan penanaman pohon menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.
“Program penanaman pohon ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih peduli terhadap lingkungan. Semoga pohon matoa yang ditanam dapat tumbuh baik dan memberi manfaat ke depannya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Badri Supriyadi selaku Pengelola Umum Operasional KUA Ciracap. Menurutnya, lingkungan kantor yang hijau dan bersih dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman dan mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Lingkungan kantor yang hijau dan bersih membuat suasana kerja lebih nyaman. Karena itu, tanaman dan kebersihan di sekitar kantor perlu dirawat bersama,” tuturnya.
Melalui program tersebut, KUA Ciracap berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di kalangan pegawai maupun masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







