Tegalbuleud (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tegalbuleud melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMK Negeri 1 Tegalbuleud, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas bimbingan dan penyuluhan keagamaan dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada remaja agar mampu mengenali potensi diri, membangun harapan, dan membentuk karakter yang positif.
Kegiatan diikuti oleh Penyuluh Agama Islam KUA Tegalbuleud, yaitu Empi Setiawan, Lukman Hakim, Daniza Azura Amalia, dan Saep. Para penyuluh memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan remaja, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di usia sekolah.
Materi pertama yang disampaikan adalah “Konsep Diri yang Sehat”. Melalui materi tersebut, para siswa diajak mengenali dirinya secara lebih baik, memahami potensi dan kekuatan yang dimiliki, serta membangun cara pandang yang positif terhadap diri sendiri. Pemahaman terhadap konsep diri diharapkan dapat membantu remaja tumbuh dengan rasa percaya diri sekaligus mampu mengambil keputusan secara lebih bijak.
Materi berikutnya, “Membangun Jembatan Harapan”, diarahkan untuk menumbuhkan semangat siswa dalam merencanakan dan meraih masa depan. Para remaja didorong untuk memiliki tujuan, mengenali langkah yang perlu ditempuh, serta tidak mudah kehilangan harapan ketika menghadapi tantangan dalam proses pendidikan dan kehidupan.
Sementara melalui materi “Remaja Qeren Qurani”, penyuluh mengajak siswa menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun karakter. Remaja diarahkan untuk memiliki akhlak yang baik, menjaga pergaulan, bertanggung jawab terhadap diri sendiri, serta membiasakan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam KUA Tegalbuleud, Empi Setiawan, menyampaikan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam membangun cara pandang terhadap diri sendiri dan masa depan. Karena itu, pendampingan perlu diberikan agar remaja memiliki pegangan yang kuat dalam menghadapi berbagai pilihan dan tantangan.
“Remaja perlu mengenal dirinya, memiliki harapan terhadap masa depan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap. Kami berharap bimbingan ini dapat membantu siswa lebih percaya diri, memiliki tujuan, serta mampu menjaga diri dan pergaulan dengan akhlak yang baik,” ungkap Empi.
Pelaksanaan bimbingan berlangsung secara interaktif. Para siswa mengikuti materi dan pendampingan dengan baik sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ruang penyampaian informasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi remaja untuk merefleksikan kondisi diri dan harapan mereka terhadap masa depan.
Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Tegalbuleud terus mengambil bagian dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif dan keagamaan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu remaja tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, memiliki harapan, berkarakter positif, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Kontributor: KUA Tegalbuleud
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







