Tegalbuleud (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegalbuleud melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MA Darut Ta’alim Rambay, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 30 siswa tersebut menjadi sarana pembinaan remaja dalam memperkuat keimanan, mengenali potensi diri, serta memahami dampak pernikahan dini.
Kegiatan BRUS dilaksanakan oleh lima Penyuluh Agama Islam, yaitu Empi Setiawan, Lukman Hakim, Saep, Daniza Zahra, dan H. Alamsyah. Materi yang disampaikan mencakup penguatan keimanan, pengenalan diri pribadi, serta pentingnya membangun karakter generasi muda yang kuat dan tangguh.
Dalam penyampaian materi, para penyuluh mengajak siswa untuk mengenali potensi, memahami tanggung jawab, dan membangun kepribadian yang kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan. Remaja juga diarahkan agar tidak mudah menyerah, mampu mengambil keputusan secara bijak, serta mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pengembangan diri.
Pembahasan turut dikaitkan dengan dampak pernikahan dini. Para siswa diberikan pemahaman bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk kematangan fisik, mental, emosional, sosial, dan tanggung jawab. Pernikahan pada usia yang belum siap dapat berpengaruh terhadap keberlanjutan pendidikan, kesehatan, serta kesiapan dalam membangun rumah tangga.
Penyuluh Agama Islam KUA Tegalbuleud, Empi Setiawan, menyampaikan bahwa remaja perlu dibekali keimanan dan pemahaman diri agar mampu menentukan pilihan hidup secara bijak. “Remaja harus memiliki keimanan yang kuat, mengenali potensi diri, dan terus mempersiapkan masa depan. Jangan menjadi generasi yang lemah dan mudah menyerah. Pahami pula bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab, sehingga masa remaja perlu dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan diri, dan membangun karakter,” ungkap Empi.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Tegalbuleud menjalankan peran pembinaan dan penyuluhan keagamaan bagi remaja usia sekolah. Edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat karakter siswa, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesiapan menikah, serta mendorong mereka untuk tumbuh menjadi generasi beriman, berdaya, dan bertanggung jawab.
Kontributor: KUA Tegalbuleud
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







