Sukalarang (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, Rodi Billah, mendampingi pelaksanaan Gerakan Magrib Mengaji (GMM) di Madrasah Al-Ikhlas, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat melalui pendampingan membaca Al-Qur’an dan praktik ibadah bagi anak-anak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Rodi Billah memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an serta pendampingan praktik salat dan wudu kepada sekitar 25 anak. Pendampingan dilakukan sebagai upaya membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membiasakan mereka memahami dan mempraktikkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Rodi Billah mengatakan bahwa Gerakan Magrib Mengaji merupakan salah satu sarana pembinaan keagamaan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan lingkungan pendidikan keagamaan.
“Gerakan Magrib Mengaji merupakan ikhtiar bersama untuk membiasakan anak-anak mencintai Al-Qur’an sejak dini. Selain belajar membaca Al-Qur’an, mereka juga dibimbing memahami praktik ibadah, terutama salat dan wudu, sehingga memiliki dasar keagamaan yang baik dan terbiasa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rodi Billah.
Kepala KUA Kecamatan Sukalarang, H. Jamaludin, S.Ag., M.H., mendukung pendampingan yang dilakukan penyuluh dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan berbasis masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan tugas bimbingan dan pembinaan keagamaan.
“Pendampingan penyuluh dalam Gerakan Magrib Mengaji merupakan bentuk kehadiran KUA di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini penting untuk mendukung pembelajaran Al-Qur’an dan praktik ibadah anak-anak secara berkelanjutan,” ujar H. Jamaludin.
Sespuh Madrasah Al-Ikhlas mengapresiasi pendampingan yang diberikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang. Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi tambahan pembinaan bagi anak-anak dalam belajar Al-Qur’an dan praktik ibadah.
“Kami bersyukur kegiatan Gerakan Magrib Mengaji mendapatkan pendampingan dari penyuluh agama. Pendampingan ini menjadi tambahan pembinaan bagi anak-anak dalam belajar Al-Qur’an dan praktik ibadah. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Salah seorang orang tua peserta, Adah (45), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membantu anak-anak memperoleh pendampingan dalam belajar Al-Qur’an dan praktik ibadah. “Alhamdulillah, anak saya semakin semangat mengikuti kegiatan mengaji dan belajar praktik ibadah. Kami sebagai orang tua terbantu dengan adanya pendampingan dari penyuluh agama,” tuturnya.
Melalui pendampingan Gerakan Magrib Mengaji, KUA Kecamatan Sukalarang terus memperkuat peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur’an dan mengamalkan ibadah sejak usia dini.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







