Kadudampit (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kadudampit, Dikdik Zulkarnaen dan Dede Dabigi, menggaungkan gerakan “Remaja Qurani, Prestasi Dulu, Nikah Nanti” dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MA Roudhatul Ulum, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/10/2026).
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari edukasi kepada remaja agar memanfaatkan masa sekolah untuk memperkuat pendidikan, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Dalam penyampaian materi, para penyuluh mengajak peserta didik usia 16–18 tahun untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Remaja diarahkan untuk memperbanyak belajar, menghafal Al-Qur’an, mengembangkan potensi, serta mengikuti berbagai kegiatan yang dapat menunjang prestasi di madrasah.
“Remaja Qurani bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tentang membangun akhlak, kedisiplinan, dan integritas. Masa sekolah perlu dimanfaatkan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri,” ujar Dikdik Zulkarnaen.
Para penyuluh juga menjelaskan bahwa persiapan menuju pernikahan membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek. Selain ketentuan usia minimal perkawinan 19 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, calon pasangan juga perlu memiliki kesiapan kesehatan, mental, pendidikan, ekonomi, dan pemahaman agama.
Menurut Dede Dabigi, pernikahan perlu dipandang sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab yang membutuhkan kesiapan, bukan sebagai jalan keluar dari persoalan remaja. Karena itu, masa sekolah sebaiknya digunakan untuk membangun karakter dan meraih cita-cita.
“Cantikmu bukan karena cepat nikah, tetapi karena hafalan Al-Qur’an dan akhlakmu. Gantengmu bukan karena punya pacar, tetapi karena prestasimu. Allah sudah siapkan jodoh terbaik, tetapi kita perlu menunggu dan mempersiapkan diri pada waktu yang tepat,” pesannya kepada peserta didik.
Melalui BRUS, KUA Kadudampit terus mendorong remaja agar memiliki pandangan yang lebih matang tentang pendidikan, pergaulan, karakter, dan pernikahan. Gerakan “Remaja Qurani, Prestasi Dulu, Nikah Nanti” menjadi pesan edukatif agar remaja memprioritaskan pendidikan dan mempersiapkan masa depan secara bertahap.
Kontributor: KUA Kadudampit
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







