Jampangtengah (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jampangtengah bersama masyarakat Desa Panumbangan melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus wujud kebersamaan antara penyuluh agama dan masyarakat dalam menghadapi kondisi lingkungan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan salat istisqa berlangsung dengan melibatkan masyarakat Desa Panumbangan bersama Penyuluh Agama Islam KUA Jampangtengah. Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan muhasabah, memperbanyak istigfar, serta memanjatkan doa agar Allah Swt. menurunkan hujan yang membawa manfaat.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas bimbingan dan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat. Penyuluh tidak hanya menyampaikan materi keagamaan melalui majelis atau kelompok binaan, tetapi juga hadir dalam kegiatan keagamaan masyarakat yang menjadi ruang penguatan nilai spiritual dan kepedulian bersama.
Kepala KUA Kecamatan Jampangtengah, Ari Rijaluddin Saleh, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat istisqa menjadi bentuk ikhtiar bersama sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan antara KUA, penyuluh agama, dan masyarakat.
“Salat istisqa merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon pertolongan Allah Swt. di tengah kondisi kemarau. Melalui kegiatan ini, kita juga mengajak masyarakat untuk bermuhasabah, memperbanyak istigfar, memperbaiki diri, dan terus menjaga kepedulian terhadap lingkungan serta sesama,” ungkap Ari.
Menurutnya, sinergi antara penyuluh agama dan masyarakat perlu terus dibangun dalam berbagai kegiatan keagamaan. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi bersama.
Pelaksanaan salat istisqa di Desa Panumbangan menjadi salah satu bentuk sinergi KUA Jampangtengah dengan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk memperkuat ikhtiar, doa, dan kepedulian bersama dalam menghadapi kondisi kemarau.
Kontributor: KUA Jampangtengah
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







