Cisaat (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Cisaat, H. Abdul Haq, S.Sos.I., M.Si., melaksanakan sosialisasi sekaligus Gema Selawat Kebangsaan bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Qubbatul Muttaqin, Cisaat, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan keagamaan di majelis taklim binaan sekaligus upaya memperkuat semangat persaudaraan, persatuan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan tersebut, H. Abdul Haq menyampaikan sosialisasi mengenai Gema Selawat Kebangsaan dan mengajak jamaah untuk turut berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pembacaan selawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
H. Abdul Haq juga memperkenalkan Kitab Dalā’il al-Khayrāt kepada jamaah, termasuk penjelasan mengenai penyusunnya, Imam Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli, ulama besar dari Maroko yang dikenal memiliki kecintaan mendalam kepada Rasulullah SAW. Pengenalan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan jamaah mengenai khazanah keilmuan Islam sekaligus mendorong kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui amalan selawat.
Menurut H. Abdul Haq, Gema Selawat Kebangsaan menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan pembinaan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui Gema Selawat Kebangsaan, kita tidak hanya memperbanyak selawat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga berupaya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat persaudaraan, kerukunan, persatuan, dan kecintaan kita terhadap tanah air,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan jamaah bahwa perintah berselawat kepada Nabi Muhammad SAW memiliki landasan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam QS. Al-Ahzab ayat 56. Karena itu, memperbanyak selawat diharapkan dapat menjadi bagian dari amalan yang terus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sosialisasi dan pelaksanaan Gema Selawat Kebangsaan di MT Qubbatul Muttaqin, Penyuluh Agama Islam KUA Cisaat terus memperkuat peran majelis taklim binaan sebagai ruang pembinaan umat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memperkuat nilai kerukunan, kebersamaan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







