Ciracap (KEMENAG)
Syahriyahan Muslimat NU Kecamatan Ciracap berlangsung di Balai Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Ahad (20/9/2026). Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi dan penguatan wawasan keagamaan ini diisi ceramah Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, H. Munawar Sanusi, dengan mengangkat tema “Berdayakan Keluarga melalui Potensi Wilayah”.
Dalam penyampaiannya, H. Munawar Sanusi mengajak jamaah memandang keluarga sebagai salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya. Setiap keluarga memiliki potensi yang dapat dikembangkan, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun ekonomi, sesuai dengan kondisi dan sumber daya di lingkungan masing-masing.
Ia menjelaskan, potensi wilayah seperti pertanian, keterampilan warga, usaha rumahan, dan perdagangan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kemandirian keluarga. Potensi tersebut perlu dikenali dan dikelola secara bijak agar memberikan manfaat bagi keluarga sekaligus lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, pemberdayaan keluarga tidak selalu harus dimulai dengan modal besar atau langkah yang rumit. Kemauan untuk belajar, mengasah keterampilan, memanfaatkan sumber daya yang tersedia, serta membangun kerja sama dapat menjadi awal bagi keluarga untuk tumbuh lebih mandiri.
H. Munawar Sanusi juga mengingatkan bahwa keberdayaan keluarga tidak semata-mata diukur dari kemampuan ekonomi. Penguatan iman, penanaman akhlak, kepedulian sosial, dan ketahanan dalam menghadapi persoalan kehidupan merupakan bagian penting dari keluarga yang berdaya. Karena itu, upaya pemberdayaan perlu berjalan seiring dengan pengamalan nilai-nilai agama.
Ia menambahkan, forum syahriyahan memiliki peran strategis sebagai ruang berbagi ilmu dan pengalaman yang berkaitan langsung dengan kehidupan jamaah. Melalui pertemuan rutin seperti ini, pesan-pesan keagamaan dapat dihubungkan dengan kebutuhan keluarga, sehingga penguatan spiritual juga dapat mendorong tumbuhnya kesadaran untuk mengembangkan potensi diri dan lingkungan.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan Muslimat NU tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas penyuluhan yang menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penyuluhan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman agama, tetapi juga mendorong penguatan ketahanan keluarga, kemandirian, dan kepedulian sosial berdasarkan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, Syahriyahan Muslimat NU Kecamatan Ciracap menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemberdayaan keluarga berbasis potensi wilayah. Keluarga yang mampu mengenali dan mengembangkan potensinya diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang mandiri, harmonis, dan saling menguatkan.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







