Cibadak (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibadak, Apud Saepudin, melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan sekaligus mengikuti rangkaian Gema Selawat hari ke-8 di Majelis Taklim Nurul Latif, Kampung Tugu RT 01 RW 10, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Senin (07/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Melalui Bimluh, jamaah diberikan penguatan mengenai pentingnya meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta membiasakan selawat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Apud Saepudin mengajak jamaah untuk menjadikan Gema Selawat bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak beliau.
“Gema selawat bukan hanya tentang memperbanyak bacaan selawat, tetapi bagaimana kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari. Mari kita jadikan selawat sebagai bagian dari kebiasaan sekaligus jalan untuk memperbaiki diri,” ungkap Apud.
Menurutnya, majelis taklim memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan keagamaan masyarakat. Keberadaan majelis taklim dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman agama, membangun kebersamaan jamaah, serta mendorong pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki hari ke-8 pelaksanaan Gema Selawat, kegiatan tersebut menunjukkan kesinambungan semangat jamaah dalam menghidupkan syiar selawat di lingkungan masyarakat. Kehadiran Penyuluh Agama Islam sekaligus memberikan pendampingan agar kegiatan keagamaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi jamaah.
Apud Saepudin juga mengajak jamaah untuk mengiringi kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbaiki hubungan dengan sesama, menjaga akhlak, serta menerapkan nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Kegiatan Bimluh dan Gema Selawat tersebut berlangsung sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penyuluh Agama Islam KUA Cibadak terus berupaya hadir di tengah jamaah melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, dan pendampingan keagamaan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Gema Selawat dapat terus tumbuh sebagai kebiasaan positif di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meningkatkan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: KUA Cibadak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







