Parungkuda (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibadak, Apud Saepudin, turut berpartisipasi sebagai dewan juri pada cabang lomba kaligrafi dalam ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) jenjang SMP Tingkat Wilayah Cicurug Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 1 Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Pentas PAI merupakan ajang pembinaan dan pengembangan bakat peserta didik dalam bidang keagamaan yang diselenggarakan secara berjenjang. Melalui berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam di kalangan pelajar.
Pada cabang lomba kaligrafi, para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam seni menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan memperhatikan aspek keindahan, kerapihan, ketepatan kaidah penulisan, serta kreativitas. Penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan panitia.
Kehadiran Apud Saepudin sebagai juri menjadi bagian dari kontribusi Kementerian Agama dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan pendidikan keagamaan. Selain menilai hasil karya peserta, dewan juri juga memberikan motivasi dan masukan kepada para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni kaligrafi Islam.
Kepada Tim Humas Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Apud Saepudin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kreativitas dan kecintaannya terhadap seni kaligrafi.
“Kaligrafi bukan hanya seni menulis yang indah, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Melalui Pentas PAI ini, saya melihat banyak potensi dan bakat yang dimiliki para siswa. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ia berharap Pentas PAI dapat terus menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya Islam.
Melalui keterlibatan berbagai pihak, termasuk penyuluh agama, Pentas PAI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang kuat dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara positif.
Kontributor: KUA Cibadak
Editor: Dindin M
Fotogeafer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







