Bojonggenteng (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojonggenteng melaksanakan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat melalui edukasi Rashdul Kiblat kepada pengasuh, dewan asatidz, dan para santri Pondok Pesantren Rahmatul Ummah pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ketepatan arah kiblat sekaligus memperkuat sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan keagamaan dalam pembinaan umat.
Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh menjelaskan bahwa Rashdul Kiblat merupakan fenomena astronomi ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun tempat salat lainnya secara mudah, akurat, dan ilmiah. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan verifikasi arah kiblat yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Selain penyampaian materi, para santri dan dewan asatidz mendapatkan penjelasan teknis mengenai langkah-langkah pengecekan arah kiblat agar dapat mempraktikkannya secara mandiri. Mereka juga didorong untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat sebagai bagian dari dakwah dan edukasi keagamaan.
Kepala KUA Kecamatan Bojonggenteng, Asep Irwan Iskandar, S.Ag., M.H., mengatakan bahwa pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat karena menjadi pusat pembelajaran dan penyebaran ilmu keislaman.
“Pesantren merupakan pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi penerus dakwah. Kami berharap para santri dan asatidz dapat menjadi pelopor dalam menyebarluaskan edukasi Rashdul Kiblat sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya memastikan arah kiblat secara benar sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pendidik Pondok Pesantren Rahmatul Ummah, Ustaz Sahid, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan KUA Kecamatan Bojonggenteng. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat karena menambah wawasan para santri mengenai penerapan ilmu falak dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Bojonggenteng atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi para santri untuk diamalkan serta disampaikan kepada masyarakat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.
Melalui kolaborasi dengan Pondok Pesantren Rahmatul Ummah, KUA Kecamatan Bojonggenteng berharap edukasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat semakin meluas dan mendorong partisipasi aktif kalangan pesantren dalam menyukseskan pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memperoleh pemahaman mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah.
Kontributor: KUA Bojonggenteng
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







