Nagrak (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nagrak terus memperluas sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Nagrak, Ceng Ismat, S.Sy., melaksanakan sosialisasi kepada Kepala Desa Kalaparea beserta unsur pemerintah desa di Kantor Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, pada Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Nagrak membangun sinergi dengan pemerintah desa dan para pemangku kepentingan agar informasi mengenai Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Melalui forum silaturahmi tersebut, Ceng Ismat menyampaikan pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan program Kementerian Agama Republik Indonesia yang mengajak masyarakat melakukan verifikasi arah kiblat secara serentak pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB dengan memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat, yaitu ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak dapat dijadikan acuan penentuan arah kiblat secara akurat.
Penyuluh Agama Islam KUA Nagrak, Ceng Ismat, S.Sy., mengatakan bahwa kolaborasi dengan pemerintah desa merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan, kami ingin memastikan informasi tentang Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap aparatur desa dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi ini sehingga semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat untuk memverifikasi arah kiblat secara benar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Nagrak menegaskan bahwa pembinaan keagamaan akan semakin efektif apabila dibangun melalui sinergi lintas sektor.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat bukan hanya menjadi tanggung jawab KUA, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah desa menjadi langkah penting agar edukasi tentang ketepatan arah kiblat dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah. Inilah wujud pelayanan Kementerian Agama yang hadir dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan mendapat sambutan positif dari pemerintah desa. Melalui kolaborasi ini, KUA Kecamatan Nagrak berharap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat semakin dikenal luas serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan ketepatan arah kiblat demi terwujudnya ibadah yang semakin sempurna.
Kontributor: KUA Nagrak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







