Nyalindung (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nyalindung, Ridwan Agustian Nur, S.T., M.Pd., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim Al-Mutohar, Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang diikuti jamaah Majelis Taklim Al-Mutohar tersebut mengangkat tema pemberantasan buta huruf Al-Qur’an sekaligus sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai bekal ibadah sekaligus memahami pentingnya memastikan arah kiblat yang benar sesuai kaidah syariat.
Dalam penyampaiannya, Ridwan Agustian Nur menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K merupakan program Kementerian Agama Republik Indonesia yang mengajak masyarakat melakukan verifikasi arah kiblat secara serentak pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Gerakan ini memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat, yakni saat posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak akan menunjukkan arah kiblat secara akurat.
Ia menambahkan, gerakan tersebut menargetkan pencatatan rekor dunia sebagai gerakan verifikasi arah kiblat terbesar dengan melibatkan 1.448.000 titik di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk berpartisipasi dengan mendaftarkan titik lokasi secara gratis melalui platform resmi Kementerian Agama.
“Kemampuan membaca Al-Qur’an dan ketepatan arah kiblat merupakan dua ikhtiar penting dalam meningkatkan kualitas ibadah. Kami mengajak masyarakat tidak hanya terus belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga ikut menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dengan melakukan verifikasi arah kiblat di masjid, musala, madrasah, maupun rumah masing-masing,” ujar Ridwan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti materi secara aktif, berdiskusi, serta menyambut baik sosialisasi yang disampaikan. Melalui bimbingan ini, KUA Kecamatan Nyalindung terus memperkuat peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi keagamaan, meningkatkan literasi Al-Qur’an, sekaligus menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K sebagai ikhtiar bersama menghadirkan kepastian arah kiblat yang akurat bagi umat Islam.
Kontributor: KUA Nyalindung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







