Jampangkulon (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jampangkulon menjadi narasumber dalam Pelatihan Pemberdayaan Perempuan tentang Pola Asuh Anak Berkarakter yang diselenggarakan di Aula Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut sinergi lintas sektor dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah di bidang pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Tim narasumber dari KUA Jampangkulon terdiri atas Ai Maisaroh, S.Ag., bersama Acep Azmi Azizi, S.Ag., dan Zaenal Abidin, S.Pd.I. Ketiganya memberikan penguatan kepada para peserta mengenai pentingnya pola pengasuhan yang tepat dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bojonggenteng. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Jampangkulon. Peserta yang mengikuti pelatihan terdiri atas pengurus Tim Penggerak PKK Desa Bojonggenteng serta para ibu milenial di Desa Bojonggenteng yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam penyampaian materi bertajuk “Peran Ibu Milenial di Tengah Generasi Z dan Generasi Alpha”, para penyuluh menekankan bahwa ibu memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Pola asuh yang dilandasi nilai-nilai keagamaan, komunikasi yang efektif, keteladanan, serta pendampingan yang bijaksana menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak di tengah perkembangan teknologi dan media digital.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi kerja sama lintas sektor dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya pendewasaan usia perkawinan, pencegahan stunting, serta penguatan Program Layanan Cinta Kementerian Agama. Melalui edukasi kepada keluarga, diharapkan terwujud generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki ketahanan moral yang kuat.
Kepala KUA Kecamatan Jampangkulon, H. Darwan, mengapresiasi keterlibatan para penyuluh agama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Ketahanan keluarga berawal dari kualitas pengasuhan di rumah. Karena itu, peran orang tua, khususnya para ibu, sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap lahir keluarga yang semakin kuat, harmonis, dan mampu mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar H. Darwan.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Jampangkulon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang berdampak melalui sinergi lintas sektor, sehingga berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Jampangkulon
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







