Ciracap (KEMENAG)
KUA Kecamatan Ciracap terus memperluas jangkauan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat melalui berbagai kelompok masyarakat. Kali ini, Penghulu KUA Kecamatan Ciracap, A. Arpani, S.H., melaksanakan sosialisasi sekaligus pendampingan registrasi akun Indonesia Berkiblat kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Al Hikmat di Kampung Batu Colat, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Ahad (12/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, A. Arpani menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan ikhtiar Kementerian Agama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat melalui pemanfaatan fenomena Rashdul Kiblat. Metode ini memanfaatkan posisi Matahari saat berada tepat di atas Ka’bah sehingga dapat digunakan sebagai acuan yang mudah, akurat, dan dapat dipraktikkan langsung oleh masyarakat.
Selain menyampaikan materi, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan pengamatan Rashdul Kiblat, mulai dari sinkronisasi waktu, pemilihan lokasi pengamatan yang terbuka, penggunaan benda yang berdiri tegak lurus, hingga teknik menentukan arah kiblat berdasarkan arah bayangan. Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi sederhana agar jamaah siap mengikuti pengamatan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026.
KUA Kecamatan Ciracap juga memberikan pendampingan registrasi akun Indonesia Berkiblat. Jamaah dibimbing mulai dari proses pembuatan akun, pengisian data, hingga pendaftaran titik lokasi pengamatan. Layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperluas jumlah titik verifikasi arah kiblat di Kecamatan Ciracap.
A. Arpani mengatakan bahwa keterlibatan majelis taklim memiliki peran strategis dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat karena mampu menjadi media penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
“Kami berharap jamaah Majelis Taklim Al Hikmat tidak hanya mengikuti pengamatan Rashdul Kiblat, tetapi juga mengajak keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar untuk melakukan registrasi serta berpartisipasi dalam gerakan ini. Semakin banyak titik pengamatan yang terdaftar, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam memastikan ketepatan arah kiblat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Jamaah mengikuti setiap sesi dengan antusias serta aktif berdiskusi mengenai pelaksanaan Rashdul Kiblat dan mekanisme pelaporan hasil pengamatan. Melalui sosialisasi dan pendampingan ini, KUA Kecamatan Ciracap terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan di tengah masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







