Ciracap (KEMENAG)
Pemerintah Kecamatan Ciracap menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448k melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi yang diselenggarakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap, Kamis (2/7/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Kegiatan dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Ciracap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciracap, pengawas madrasah, pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), penghulu, penyuluh agama Islam, kepala madrasah, perwakilan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Mewakili Camat Ciracap, Sekretaris Kecamatan, Drs. Jenal Abidin, M.AP., menegaskan bahwa keberhasilan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga tokoh agama.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kecamatan Ciracap siap mendukung melalui koordinasi dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan agar informasi mengenai Rashdul Kiblat dapat tersampaikan secara luas dan masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memastikan ketepatan arah kiblat,” ujarnya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan yang dinilai menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan program nasional tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen Pemerintah Kecamatan Ciracap dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Dengan kolaborasi yang solid antara KUA, pemerintah kecamatan, MUI, lembaga pendidikan, dan seluruh unsur masyarakat, kami optimistis pelaksanaan Rashdul Kiblat akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas bagi umat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Kecamatan Ciracap, KH. Busrol Al Karim, mengajak para pengurus masjid, musala, dan tokoh agama untuk memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat sebagai sarana mengkalibrasi arah kiblat sesuai tuntunan syariat dan kaidah ilmu falak. Dukungan serupa juga disampaikan oleh unsur pengawas madrasah dan lembaga pendidikan yang siap mengedukasi peserta didik serta masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi antara KUA Kecamatan Ciracap, Pemerintah Kecamatan, MUI, lembaga pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448k diharapkan dapat terlaksana secara optimal. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari upaya menyempurnakan kualitas ibadah umat Islam.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







