Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa SMK Bina Bahari di Kampung Citarate, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan bagi remaja untuk memahami pentingnya kesiapan diri dalam menghadapi berbagai pilihan kehidupan.
Kegiatan diikuti siswa-siswi SMK Bina Bahari dengan melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, yakni M. Asnawi, Slamet Rusyadi, Rini Ridiswati, Gilang Kurnia, dan Upon Rusmawan. Dari unsur KUA turut hadir Penghulu Komarudin dan A. Arpani.
Dalam pembinaan, para penyuluh menyampaikan materi mengenai pentingnya menyelesaikan pendidikan, menjaga pergaulan, menghindari perilaku yang dapat merugikan diri, serta mempersiapkan kematangan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Pencegahan pernikahan dini menjadi salah satu materi yang disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan remaja.
Kepala KUA Ciracap H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengatakan bahwa BRUS menjadi ruang bagi Penyuluh Agama Islam untuk hadir lebih dekat dengan dunia remaja dan memberikan pembinaan sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Penyuluh hadir bukan hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga mendampingi remaja agar memiliki pemahaman dan pertimbangan yang baik dalam menghadapi berbagai pilihan kehidupan,” ujar Sulaeman.
Selain pencegahan pernikahan dini, peserta juga mendapatkan materi mengenai judi online (judol) dan dampaknya bagi kehidupan remaja. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui ice breaking dan sesi tanya jawab sehingga siswa dapat mengikuti pembinaan sekaligus menyampaikan pertanyaan terkait materi yang dibahas.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Santi Nopianti, S.Pd., Kader Motekar DP3A KB Provinsi Jawa Barat, serta H. Bahum, Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan. Ketua Yayasan Bina Bahari Sukabumi, Rahman, yang menaungi SMK Bina Bahari, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui BRUS, Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap memberikan pembinaan kepada remaja melalui pendekatan edukatif, keagamaan, dan dialogis. Materi yang disampaikan diarahkan untuk membantu peserta memahami pentingnya menjaga diri, menyelesaikan pendidikan, serta mempertimbangkan pilihan kehidupan secara matang dan bertanggung jawab.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







