Kalapanunggal (KEMENAG)
Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalapanunggal menggelar kegiatan Lebaran Yatim yang berlangsung di Sekretariat MUI Kecamatan Kalapanunggal, Kampung Manglad RT 012 RW 005, Desa Kalapanunggal, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut dibuka langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kalapanunggal, Drs. Achmad Taufik, M.Si. Turut hadir Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal, tokoh masyarakat, serta 23 anak yatim piatu yang menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Lebaran Yatim menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial keagamaan yang dilaksanakan KUA Kalapanunggal sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan kasih sayang dan perhatian kepada sesama.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Kalapanunggal, Drs. Achmad Taufik, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan Lebaran Yatim bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak yatim.
“Lebaran yatim bukan hanya tentang santunan. Lebaran yatim adalah bukti bahwa kita masih memiliki kepedulian dan rasa kebersamaan. Anak-anak yatim tidak sendiri. Ada keluarga besar masyarakat, para donatur, tokoh agama, dan pemerintah yang terus memberikan perhatian serta dukungan kepada mereka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan dan menyayangi anak yatim sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Menurutnya, setiap bentuk perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anak yatim merupakan amal kebaikan yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.
“Setiap senyuman yang terukir dari anak-anak yatim, setiap bantuan yang diberikan, dan setiap doa yang dipanjatkan merupakan investasi amal yang insyaallah akan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT,” tambahnya.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan pemberian motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap semangat belajar, menjaga akhlak, serta terus berusaha meraih cita-cita.
Kepala KUA Kalapanunggal berharap kegiatan Lebaran Yatim tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi penggerak tumbuhnya kepedulian sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Anak-anak yatim adalah amanah bersama. Mari kita jadikan momentum Muharram ini sebagai pengingat untuk terus hadir dan menjadi keluarga bagi mereka, tidak hanya hari ini, tetapi juga pada hari-hari berikutnya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim 1448 H ini, KUA Kecamatan Kalapanunggal berkomitmen untuk terus menebarkan nilai-nilai kepedulian, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.
Kontributor: KUA Klapanunggal
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







