Surade (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Surade turut berpartisipasi dalam kegiatan Majelis Taklim Aparatur (MTA) Kecamatan Surade yang digelar di Masjid Besar Al-Jalil Surade, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintah agar mampu menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab.
Majelis Taklim Aparatur yang rutin dilaksanakan tersebut diikuti oleh aparatur dari berbagai instansi di wilayah Kecamatan Surade. Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan siraman rohani dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang menekankan pentingnya amanah, keikhlasan, disiplin, serta etika dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Bagi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Surade, Majelis Taklim Aparatur merupakan sarana strategis untuk membangun karakter aparatur yang tidak hanya kompeten dalam melaksanakan tugas, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Surade, Lili Sadeli, menyampaikan bahwa penguatan spiritual aparatur memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Majelis Taklim Aparatur bukan hanya tempat menambah ilmu agama, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran bahwa setiap amanah jabatan akan dimintai pertanggungjawaban. Ketika nilai-nilai keagamaan tertanam kuat, maka integritas dan semangat pengabdian akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Surade, H. Solihin Mansur, mengapresiasi konsistensi pelaksanaan Majelis Taklim Aparatur sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi para aparatur di wilayah Kecamatan Surade.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan karakter dan spiritualitas.
“Majelis Taklim Aparatur menjadi ruang yang sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Aparatur yang memiliki integritas dan akhlak yang baik akan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan kualitas kepribadian aparatur, serta membangun budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai agama.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui keterlibatan aktif dalam Majelis Taklim Aparatur, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Surade bersama KUA Surade berkomitmen mendukung terwujudnya aparatur yang profesional, berintegritas, dan berakhlakul karimah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kontributor: KUA Surade
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







