Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap mendorong optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah dan edukasi keagamaan di era digital. Hal tersebut menjadi salah satu tindak lanjut dari kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Agama Islam untuk Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI di Pondok Pesantren Al-Ma’tuq, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Salah seorang peserta kegiatan, Gilang Kurnia, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut penyuluh agama untuk semakin adaptif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperluas jangkauan dakwah sekaligus menyebarluaskan informasi layanan keagamaan.
“Materi yang kami peroleh dalam kegiatan peningkatan kapasitas memberikan pemahaman bahwa penyuluh agama harus mampu hadir di ruang digital. Media sosial bukan hanya tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi sarana dakwah, edukasi, dan penyebaran nilai-nilai keagamaan yang moderat dan menyejukkan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Ia menambahkan, kehadiran penyuluh agama di media sosial perlu dibarengi dengan kemampuan menyajikan informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Karena itu, para penyuluh didorong untuk mulai aktif mendokumentasikan serta mempublikasikan berbagai kegiatan kepenyuluhan dan pembinaan yang dilaksanakan di tengah masyarakat.
“Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai berkarya di media sosial. Yang terpenting adalah konsisten menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyambut baik semangat para penyuluh dalam mengembangkan dakwah digital. Menurutnya, pemanfaatan media sosial menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung pelayanan dan penyebarluasan informasi keagamaan di tengah masyarakat.
“Media sosial saat ini menjadi salah satu sarana komunikasi yang efektif. Kami berharap para penyuluh agama dapat memanfaatkannya secara positif untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, memperkenalkan layanan KUA, serta memperkuat literasi keagamaan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui penguatan kapasitas dan pemanfaatan media digital yang optimal, diharapkan para Penyuluh Agama Islam semakin mampu menjalankan tugas kepenyuluhan secara adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran penyuluh di ruang digital juga diharapkan dapat mendukung penguatan ketahanan keluarga serta memperluas jangkauan dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






