Sagaranten (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten melaksanakan penerimaan pendaftaran nikah sekaligus sosialisasi program SAWAHON (Satu Pegawai Satu Pohon) kepada calon pengantin, Kamis (8/10/2026). Dalam sosialisasi tersebut, calon pengantin diajak berpartisipasi dalam penguatan ekoteologi dengan membawa bibit pohon produktif sebagai bagian dari rangkaian layanan di KUA.
Kepala KUA Sagaranten, Hasim Munawar, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan kepedulian terhadap lingkungan yang dapat dikenalkan sejak calon pengantin mempersiapkan kehidupan rumah tangga. Bibit pohon produktif yang dibawa calon pengantin diharapkan menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan keluarga.
“Pernikahan bukan hanya tentang membangun hubungan antara dua insan, tetapi juga tentang membangun kehidupan yang memberikan manfaat. Melalui SAWAHON dan penguatan ekoteologi ini, kami mengajak calon pengantin untuk memulai kebiasaan baik dengan ikut menjaga dan merawat lingkungan,” ujar Hasim Munawar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA juga menjelaskan bahwa keterlibatan calon pengantin dalam program tersebut merupakan bentuk edukasi lingkungan yang diintegrasikan dengan layanan keagamaan. Bibit pohon produktif yang dibawa menjadi simbol kepedulian dan komitmen untuk menumbuhkan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan proses penerimaan pendaftaran nikah sehingga calon pengantin memperoleh informasi mengenai program tersebut sejak awal mendapatkan layanan di KUA. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya berkaitan dengan administrasi pernikahan, tetapi juga mendorong kepedulian sosial dan lingkungan.
Hasim Munawar menambahkan bahwa penguatan ekoteologi sejalan dengan semangat program Kementerian Agama dalam mendorong kehidupan keagamaan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Harapannya, pasangan yang akan membangun keluarga dapat membawa nilai kepedulian terhadap lingkungan ke dalam kehidupan rumah tangga. Apa yang dimulai dari satu bibit pohon mudah-mudahan tumbuh menjadi kebiasaan baik yang memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” tambahnya.
Melalui sosialisasi SAWAHON tersebut, KUA Sagaranten berupaya memperkuat peran layanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat. Keterlibatan calon pengantin dalam membawa bibit pohon produktif diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menerapkan nilai-nilai ekoteologi di lingkungan masyarakat Kecamatan Sagaranten.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







