Jampangkulon (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jampangkulon melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bersama 13 siswa SMPN 1 Jampangkulon di Aula Balai Nikah KUA Jampangkulon, Jumat (18/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pendampingan dan penguatan karakter bagi remaja usia sekolah.
Para siswa yang mengikuti kegiatan merupakan anak-anak yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut dalam pembentukan karakter dan perilaku positif. Melalui BRUS, KUA memberikan ruang pembinaan agar para siswa dapat memahami pentingnya menjaga pergaulan, mengendalikan diri, serta membangun sikap yang sesuai dengan nilai agama dan norma sosial.
Kepala KUA Kecamatan Jampangkulon, H. Darwan, mengatakan bahwa kegiatan BRUS tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang pendekatan dan pendampingan bagi remaja yang menghadapi berbagai tantangan dalam pergaulan.
“Anak-anak membutuhkan ruang untuk didengar, diarahkan, dan didampingi. Melalui BRUS, kami ingin memberikan penguatan agar mereka mampu memahami dampak dari setiap perilaku, mengendalikan diri, serta memilih lingkungan pergaulan yang dapat membawa mereka kepada hal-hal yang positif,” ujar H. Darwan.
Dalam kegiatan tersebut, pembinaan diarahkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak, pengendalian diri, serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan BRUS menjadi salah satu bentuk peran KUA dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada remaja usia sekolah. Pendekatan pembinaan dilakukan secara edukatif dan persuasif agar siswa dapat memahami persoalan yang dihadapi sekaligus memiliki bekal untuk melakukan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.
H. Darwan menambahkan bahwa pembinaan remaja membutuhkan sinergi antara KUA, sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pendampingan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilanjutkan melalui perhatian dan pembinaan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Jampangkulon terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan, edukasi, dan pendampingan. Sebanyak 13 siswa diharapkan memperoleh ruang pembinaan untuk membangun kebiasaan dan pilihan perilaku yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: KUA Jampangkulon
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







