CIRACAP (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus memperkuat sinergi dengan berbagai satuan pendidikan dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Salah satu dukungan datang dari SMPN 4 Ciracap yang menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Istiwa A’dham (Rashdul Kiblat) pada 15–16 Juli 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi yang berlangsung di Kantor KUA Kecamatan Ciracap, Jumat (10/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KUA Ciracap memberikan sosialisasi mengenai Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat beserta teknis pelaksanaan Rashdul Kiblat. Rina selaku Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 4 Ciracap melakukan registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sebagai bentuk kesiapan sekolah mengikuti gerakan nasional tersebut. Melalui akun yang telah didaftarkan, SMPN 4 Ciracap siap berpartisipasi dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat sekaligus melaporkan hasil verifikasi arah kiblat melalui platform yang telah disediakan.
SMPN 4 Ciracap memiliki sekitar 145 peserta didik dengan dukungan 14 tenaga pendidik. Potensi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat kepada peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga keluarga besar sekolah sehingga manfaat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat dirasakan lebih luas.
Mewakili SMPN 4 Ciracap, Rina menyampaikan bahwa sekolah siap mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik untuk segera melakukan registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat.
“Insyaallah kami siap mendukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Kami mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik SMPN 4 Ciracap untuk segera melakukan registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat agar dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 serta melaporkan hasil verifikasi arah kiblat. Semoga kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat sekaligus memperkuat semangat kolaborasi di lingkungan sekolah,” ujar Rina.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa fenomena Istiwa A’dham terjadi ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Pada saat itu, arah kiblat dapat diketahui melalui arah yang berlawanan dengan bayangan benda yang berdiri tegak lurus di tempat terbuka. Peserta cukup menyiapkan lokasi yang datar, terbuka, serta sebuah benda yang berdiri tegak lurus. Ketika waktu pengamatan tiba, arah kiblat dapat ditentukan dengan mengamati arah yang berlawanan dari bayangan benda tersebut.
Pelaksanaan Rashdul Kiblat akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Seluruh peserta diimbau hadir beberapa menit sebelum waktu pengamatan agar proses verifikasi dapat dilakukan secara optimal, kemudian melaporkan hasilnya melalui akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat yang telah didaftarkan.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas komitmen SMPN 4 Ciracap dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar SMPN 4 Ciracap, khususnya Ibu Rina selaku Guru Pendidikan Agama Islam, atas komitmennya dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Registrasi akun serta kesiapan mengajak seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi merupakan wujud nyata sinergi antara KUA dan dunia pendidikan. Semoga komitmen ini menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat,” ujar H. Sulaeman Jamal.
Pada kesempatan yang sama, Kepala KUA Kecamatan Ciracap menyerahkan Wakaf Al-Qur’an Berseri 30 Juz dari Yayasan Annur Indonesia kepada SMPN 4 Ciracap. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam sekaligus menumbuhkan budaya membaca, mempelajari, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan sekolah. KUA Ciracap juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Annur Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan melalui program wakaf Al-Qur’an.
KUA Kecamatan Ciracap berkomitmen terus memperluas kolaborasi dengan satuan pendidikan, pondok pesantren, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat semakin masif, menjangkau lebih banyak peserta, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Ciracap.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







