Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus memperluas kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Melalui pelaksanaan tahap pertama yang digelar pada Selasa, 7 Juli 2026, KUA Ciracap menggandeng Puskesmas Ciracap dalam kegiatan sosialisasi, pendampingan teknis, dan simulasi Rashdul Kiblat sebagai bagian dari penguatan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, didampingi Penghulu A. Arpani serta Penyuluh Agama Islam Gilang Kurnia, Rini Ridiswati, M. Asnawi, Upon Rusmawan, dan Slamet Rusyadi. Dari pihak Puskesmas Ciracap, kegiatan dihadiri Kepala Tata Usaha Puskesmas Ciracap, Iwan, yang mewakili Kepala Puskesmas, bersama jajaran pegawai.
Dalam arahannya, H. Sulaeman Jamal menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan ketepatan arah kiblat di masjid, musala, rumah, perkantoran, sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, maupun tempat-tempat yang digunakan untuk melaksanakan salat. Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB sebagai waktu yang tepat untuk memverifikasi arah kiblat karena saat itu posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah.
Selain menyampaikan materi, tim KUA Ciracap memberikan pendampingan teknis kepada peserta, mulai dari registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, tata cara pelaksanaan verifikasi arah kiblat, hingga mekanisme pelaporan hasil kegiatan. Peserta juga mengikuti simulasi Rashdul Kiblat sehingga memperoleh pemahaman praktis mengenai proses verifikasi arah kiblat yang benar dan akurat.
H. Sulaeman Jamal menegaskan bahwa keberhasilan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat memerlukan dukungan seluruh unsur, termasuk sektor kesehatan. “Puskesmas memiliki kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan. Kami berharap jajaran Puskesmas Ciracap dapat ikut mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat untuk memastikan arah kiblat di masjid, musala, maupun rumah masing-masing,” ujarnya.
Mewakili Kepala Puskesmas Ciracap, Kepala Tata Usaha Puskesmas Ciracap, Iwan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan KUA Ciracap. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada jajaran Puskesmas mengenai Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. “Kami siap mengikuti tahapan berikutnya dan mendukung penuh pelaksanaan gerakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pendampingan yang akan dilanjutkan pada Kamis, 9 Juli 2026. Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama berbagai instansi, KUA Kecamatan Ciracap menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sekaligus menghadirkan layanan keagamaan yang kolaboratif, edukatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







