Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K. Kali ini, sinergi dibangun bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTK) Cabang Ciracap melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan teknis, simulasi Rashdul Kiblat, serta registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat yang diikuti para guru TK, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Ciracap, Drs. Jenal Abidin, M.AP.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, didampingi Penyuluh Agama Islam Gilang Kurnia, Rini Ridiswati, M. Asnawi, Upon Rusmawan, dan Slamet Rusyadi. Dalam kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah salat, sekaligus memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB sebagai metode ilmiah untuk memverifikasi arah kiblat secara mudah, tepat, dan akurat.
Selain penyampaian materi, tim KUA Ciracap memberikan pendampingan teknis mulai dari proses registrasi akun, tata cara mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K, hingga mekanisme pelaporan hasil verifikasi arah kiblat. Para peserta juga mengikuti simulasi Rashdul Kiblat agar mampu melaksanakan pengukuran arah kiblat secara mandiri di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Sekretaris Kecamatan Ciracap, Drs. Jenal Abidin, M.AP., mengapresiasi inisiatif KUA Ciracap yang terus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh unsur pendidikan, termasuk guru-guru TK, untuk berpartisipasi aktif dan menyebarluaskan informasi ini sehingga pelaksanaannya di Kecamatan Ciracap dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ketua IGTK Cabang Ciracap, Fitri, menyampaikan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
“Alhamdulillah, sebagian besar anggota IGTK Cabang Ciracap telah melakukan registrasi. Kami akan terus berkoordinasi dengan KUA Ciracap agar seluruh guru TK dapat mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dan berpartisipasi pada pelaksanaan Rashdul Kiblat sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kecamatan Ciracap dan IGTK Cabang Ciracap. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat karena mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat melalui para pendidik.
“Guru memiliki peran strategis sebagai agen edukasi di tengah masyarakat. Kami berharap para guru TK dapat menyampaikan informasi ini kepada peserta didik dan orang tua sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memastikan arah kiblat melalui momentum Rashdul Kiblat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, KUA Kecamatan Ciracap terus meneguhkan komitmennya menghadirkan layanan keagamaan yang edukatif, kolaboratif, dan berdampak. Sinergi bersama IGTK Cabang Ciracap diharapkan semakin memperluas partisipasi masyarakat dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 1448K, sehingga terwujud kiblat yang tepat, ibadah yang mantap, dan pembinaan kehidupan beragama yang semakin berkualitas.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







