Cicantayan (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicantayan pada Rabu (7/10/2026) mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dalam pembekalan calon pengantin melalui gerakan “Satu Pasangan Catin Satu Pohon”. Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak pasangan mempersiapkan kehidupan berumah tangga.
Dalam pelaksanaannya, setiap pasangan calon pengantin yang mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) didorong untuk menyumbangkan atau menyedekahkan minimal satu bibit pohon produktif maupun tanaman pelindung. Penyerahan bibit dilakukan di sela-sela kegiatan Bimwin di Balai Nikah KUA Kecamatan Cicantayan.
Gerakan tersebut membawa pesan bahwa membangun rumah tangga tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarpasangan, tetapi juga dapat diiringi dengan kepedulian terhadap lingkungan. Bibit yang ditanam diharapkan menjadi bagian dari amal kebaikan sekaligus bentuk kontribusi keluarga baru terhadap kelestarian alam.
Kepala KUA Kecamatan Cicantayan, Yudi Haryadi, menyampaikan bahwa gerakan tersebut menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenalkan kepedulian ekologis kepada calon pengantin.
“Melalui gerakan satu pasangan calon pengantin satu pohon, kami ingin mengajak pasangan yang akan memulai kehidupan rumah tangga untuk menanamkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap lingkungan. Pohon yang ditanam dapat dirawat bersama dan menjadi bagian dari kebaikan yang tumbuh seiring perjalanan keluarga,” ujar Yudi.
Menurutnya, nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat dikenalkan melalui keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama. Dengan demikian, pasangan yang baru membangun rumah tangga diharapkan tidak hanya memiliki kepedulian terhadap kehidupan keluarga, tetapi juga terhadap lingkungan di sekitarnya.
Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan nilai ekoteologi, yaitu membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia. Melalui langkah sederhana berupa penanaman dan perawatan pohon, nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KUA Kecamatan Cicantayan berharap gerakan “Satu Pasangan Catin Satu Pohon” dapat menjadi kebiasaan baik yang terus dikembangkan serta mendorong keluarga baru untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kontributor: KUA Cicantayan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







